Skip to main content

Posts

Showing posts with the label penembangan diri

CelotehKu; Membuang Pikiran Kotor

  Sepertinya pikiranku kembali mulai kotor. Aku tak bisa berpikir jernih, bahkan untuk menulis artikel yang bahannya sudah ku baca pun rasanya begitu sulit. Hampir tak satupun kalimat lengkap muncul di pikiran. Sekedar terasa sedikit berat seperti tengah diikat, itu saja yang aku rasakan. Oleh sebab itu, aku sejenak memutuskan untuk membuat halaman baru dan menulis bebas dalam rangka menstimulasi otak  dan melatih diri agar dapat berpikir kembali sembari membuang pikiran-pikiran negatif. Barangkali tontonan-totonan tak sehatlah yang terus menggerus pikiran warasku beberapa hari ini. Amat bahaya memang jika setiap hari yang dikonsumsi otak adalah ‘makanan’ tak sehat, lebih-lebih itu dilakukan dalam intensitas yang cukup tinggi. Sebab hal itu dapat tertanam jauh di dalam alam bawah sadar tanpa kita sadari. Tak salah apa yang disarankan para pakar agar senantiasa memberikan ‘nutrisi’ bagi akal sehat. Akal sehat pun dapat berubah tak waras jika terus-terusan mendapat makanan ...

CelotehKu: Menuju Tak Terbatas, Wujudkan Mimpi

Barus, Tapanuli Tengah Mimpi sekedar menjadi angan apabila tidak diupayakan dan diperjuangkan sehingga menjadi nyata. Seperti halnya sepeda tidak akan pernah berjalan tanpa digoes. Buah mangga akan tetap berada di pohonya, jika kau mendamba maka panjat dan petiklah. Sesederhana itulah perumpamaannya. Tuhan menerapkan hukum alam ketika dunia dicipta-Nya. Tak perlu berburuk sangka, bahwa mimpi, cita-cita, sekedar khayal pikiran yang setiap saat dapat berubah seiring berubahnya selera. Memang ia sekedar angan tak berarti jika tak kau upayakan. Dan untuk mewujudkan mimpi, Tuhan pun telah menganugerahkan berbagai potensi kepada kita, manusia. Tentunya kita sekalian tidak ingin mengkhianati diri, mengkhianati potensi itu bukan? Candi Sambisari Menuju Tak Terbatas; Wujudkan Mimpi Salah satu dongeng nusantara menyebutkan bahwa candi sewu (seribu candi) konon hampir bisa dibangun dalam waktu semalam oleh seorang pemuda bernama Bandung Bondowoso. Candi-candi itu ia bangun sebagai syarat ya...

CelotehKu: Menghidupkan Api Semangat

Awan di Langit Sumatera Semangat dan kekuatan besar seringkali datang pada saat seseorang telah mencapai batas kemampuannya. Kekuatan itu datang tanpa di duga, seakan Tuhan sedang mengulurkan tangan dan menganugerahkan daya-Nya. Memang tak ada bukti ihwal kebenarannya, tapi berdasarkan kisah-kisah orang besar memang demikianlah adanya. Dalam kitab suci al-Qur’an disebutkan bahwa Tuhan tidak akan memberikan cobaan di luar kesanggupan seorang hamba –meskipun itu bisa saja dilakukan sebab tak ada yang tak mungkin bagi-Nya. Semangat bagaikan api yang berkobar di dalam jiwa. Jika api (semangat) itu redup, maka seseorang seakan tak berselera untuk melakukan aktivitas apapun, bahkan mungkin menyerah terhadap keadaan. Sementara apabila api tersebut berkobar, semangat tanpa kenal lelah akan tercermin pada sikap tak pernah menyerah dan putus asa. Ihwal menjaga api semangat agar terus berkobar, barangkali manusia perlu belajar pada seekor semut pudak. Ia merupakan spesies semut yang sangat ke...